Seragam

seragam
X – B dengan Posternya

Ada seorang siswa lelaki yang ditegur oleh gurunya karena seragamnya tidak rapih. Lalu dia bertanya pada gurunya, “Pa, kenapa saya harus menggunakan seragam ke sekolah? Saya juga bisa pintar tanpa menggunakan seragam”. Bapak gurunya menjawab, “Ini sudah peraturan sekolah dari dulu”. Anak ini bertanya lagi, “Apa dulu yang membuat peraturan ini memberitahukan alasannya?” Bapak gurunya tidak menjawab, dia hanya menekankan bahwa itu peraturan sekolah yang harus ditaati.

Karena tidak mendapat jawaban yang ia inginkan, maka siswa lelaki ini dan teman-temannya pada keesokan harinya tidak menggunakan seragam ke sekolah. Ketika ditanya gurunya, lagi-lagi siswa lelaki ini bertanya alasannya kenapa ia harus memakai seragam, bahkan teman-temannya pun ikut bertanya mengapa ia tidak boleh mencat rambutnya, toh kalau rambutnya dicat atau tidak dicat pun rangkingnya tetap sama.

Salah satu guru menjawab, “Kalau kalian boleh mencat rambut, maka kalian akan konsentrasi pada fashion dan belajar akan jadi prioritas terakhir”.

“Kami akan buktikan bahwa nilai kami tidak akan ada perubahan bahkan bisa lebih baik” jawab seorang siswa perempuan.

Akhirnya ada seorang guru wanita yang menjawab. Guru wanita ini bertanya, “Seandainya kamu ada di keramaian lalu dirampok, kamu akan melapor ke siapa?”.

“Polisi” jawab seorang siswa. Guru wanita ini bertanya lagi, “Lalu bagaimana kalian tau kalau di keramaian itu ada seorang polisi? Dari seragamnya kan?”

Para siswa terdiam.

“Setiap profesi memiliki tugasnya masing-masing, dengan menggunakan seragam dapat mengingatkan kita apa tugas kita, apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Tugas polisi adalah untuk menjaga keamanan, jadi kalau kita ada masalah, kita dapat meminta bantuan pada mereka. Seragam polisi akan mengingatkan mereka akan tugasnya, mereka tidak mungkin tinggal diam dan membiarkan perampok itu lari”.

Para siswa mengangguk membenarkan.

“Alasan kalian menggunakan seragam adalah untuk untuk mengingatkan bahwa kalian adalah PELAJAR dan tugas kalian adalah belajar. Jadi sepanjang kalian menggunakan seragam, kalian harus melakukan yang terbaik dalam belajar. Ketika kamu selesai belajar, kamu tidak perlu lagi memakainya”

Seorang siswa mengangkat tangannya dan bertanya, “Bu, di negara lain seperti Amerika, siswanya tidak menggunakan seragam tapi negaranya tetap bagus”.

“Coba kalian lihat, negara yang mempunyai kemajuan yang pesat seperti Jepang, siswanya tetap menggunakan seragam. Kita semua menyadari bahwa dengan mereka mengikuti dan taat pada aturan maka Jepang dapat menjadi negara yang maju seperti sekarang, betul?” tanya Ibu guru.

“Segala sesuatu mempunyai alasan. Kamu juga mempunyai alasan sendiri kenapa tidak memakai seragam, tapi sekarang kamu sedang berada di sekolah dan sekolah mempunyai aturan. Aturan untuk kamu sebagai seorang pelajar dan aturan untuk saya sebagai seorang guru yang harus diikuti. Kamu melanggar aturan, maka kamu harus menerima sanksi, kalau tidak aturan sekolah menjadi bukan apa-apa. Kalau sudah begitu masih bisakah tempat ini disebut SEKOLAH?” lanjut Ibu guru.

Semua siswa tampak terdiam dan merenung. Akhirnya mereka menerima sanksi atas pelanggaran yang mereka buat.


Ehem. Ada yang sudah nonton Hormones The Series? Salah satu drama seri dari Thailand. Cerita diatas merupakan bagian dari serial tersebut. Mungkin kita pernah berpikiran sama dengan siswa-siswa tersebut. Dulu saya pikir alasan dari penggunaan seragam adalah agar kesenjangan sosial tidak terlalu terlihat. Tapi setelah menonton serial tersebut, ternyata alasannya lebih dari itu. Penjelasan yang diberikan pun mudah dicerna.

hormones-the-series

Sebenernya ada cerita lain yang ingin saya ceritakan dan masih berhubungan dengan peraturan sekolah, tapi saya simpan untuk artikel berikutnya saja. Hehe.

Selamat Malam 🙂

NB : Oiya, cerita di artikel ini tidak ada hubungannya dengan foto murid saya yang diatas yaaa, hehe

3 Comments

    1. ica

      September 22, 2014 at 1:02 pm

      ini pa iman nih pasti yang ngomen :p

  1. Rinei

    September 29, 2014 at 12:11 pm

    Atuh kalau gitu tingkatkan kualitas baju seragam. Kadang2 bahannya teh meni gitu ga enakeun tipis, dll dkk deh. Hehe~ my opinion 😀

Leave a Reply