BABYMOON

Entah masih cocok atau ngga kalau jalan-jalan kali ini disebut Honeymoon, secara eikeu udah berbadan dua. Tapi masih aja lah ya, ini pertama kalinya jalan-jalan ke luar kota bareng Jaka aja.

Sebenernya pengen jalan-jalan tuh udah dari awal-awal nikah, tapi berhubung waktu dan yang penting adalah uangnya baru ada jadilah hanimunnya ditunda dulu.

Kami pilih pergi ke Malang, karena tadinya mau ke Bromo. Tapi setelah tau eikeu hamil, jadilah pergi ke Bromonya dibatalkan dan akhirnya wisata kota Batu aja, dan namanya bukan hanimun lagi tapi jadi bebimun hehe

Kami berangkat ke Surabaya dulu pake pesawat karena Jaka tau saya belum pernah naik pesawat (kasian amat yak haha). Dari bandara dilanjut pake mobil carteran ke Batu, Malang.

Untuk makan siang hari itu kami serahkan pada Pak Supirnya aja dan kami dibawa ke tempat makan sederhana kaya warteg gitu, tapi yang parkir disitu mobil semua. Setelah masuk ternyata warung soto daging. Jujur awalnya saya pesimis bakalan suka ma soto ini, tapi ternyata enaaaaak.

1. Museum Angkut

Abis makan perjalanan dilanjut ke Batu dan langsung kami dibawa ke Museum Angkut. Awalnya saya kira museum ini bakalan kaya museum-museum lainnya yang terkesan jadul dan membosankan. Tapi melihat antrian untuk masuknya aja udah panjang banget, saya mulai ragu. Bener aja setelah masuk, wow. Banyak banget koleksi mobil, motor, sepeda, dan alat transportasi lain dari berbagai generasi dan berbagai negara yang sangat menarik untuk dilihat dan difoto hehe. Akan lebih wow lagi kalau kesana bawa ayah, adik, dan keponakan saya yang pada suka motor dan mobil.

Untuk yang suka foto-foto, ga usah khawatir ga adapet objek foto yang bagus, karena di museum ini kalian akan dimanjakan berbagai objek foto menarik untuk dijadikan bahan foto-foto. Jangan lupa bawa tongsis dan powerbank tentunya

museum-angkut-1museum-angkut-2

museum-angkut-3

Sebelah museum angkut sebenernya ada museum topeng, tapi didalem museum angkut aja sudah menghabiskan waktu 3 jam dan kaki saya pegeeeeeel banget, jadi akhirnya dengan berat hati kami memutuskan untuk tidak meneruskan ke museum topeng.

2. Jatim Park 2

Selanjutnya kami pergi ke Jatim Park 2, loh kok ga ke Jatim Park 1? Soalnya eikeu hamil muda bo.. Jatim Park 1 itu isinya waterboom dengan berbagai permainan air di dalamnya, jadi kami memutuskan untuk skip JP1 dan cus ke JP2.

Terus JP2 isinya apaan? JP2 itu didalamnya ada Batu Secret Zoo dan Museum Satwa. Jauh-jauh kesana ke kebun binatang?? Eits jangan salah, kebun binatangnya jauh banget sama yang di Bandung, hehe. Mulai dari koleksi binatangnya banyak yang jarang ada di kebun binatang lain, konsep kebun binatangnya pun beda banget, buat saya yang udah dewasa aja merasa terhibur, apalagi kalau bawa anak kecil.

Di Batu Secret Zoo saya ga banyak foto-foto karena lebih banyak menikmati hewan-hewan disana. Untuk di Museum Satwa sendiri, banyak hewan-hewan yang sudah diawetkan dan diorama-diorama keren.

jatim-park2-1

jatim-park2-2

jatim-park2-3

3. Batu Night Spectacular

Setelah istirahat sebentar di penginapan, malamnya kami pergi ke BNS yang jarak tempuhnya hanya 10 menit berjalan kaki dari penginapan. Dari namanya saja, sudah tentu kalau tempat wisata ini hanya buka di malam hari.

Saat pertama kali masuk yang saya lihat adalah berbagai wahana permainan seperti di pasar malam (tapi lebih besar tentunya). Seandainya saya tidak sedang hamil, pasti saya sudah berkeliling naik berbagai wahana tersebut. Jadinya saya harus puas dengan berjalan melihat-lihat saja hiks.

Kami memutuskan untuk makan malam di foodcourt BNS. Saat sedang makan, kami disuguhi pertunjukan air mancur dengan berbagai lampu warna warni, sayang tidak saya foto karena jarak saya terlalu jauh dari panggung utamanya.

Daripada hanya jalan-jalan melihat yang asyik naik wahana, kami memutuskan masuk ke dalam Taman Lampion. Wooaah tamannya cihuy banget, tapi saya lupa bawa tongsis hiks.

taman-lampion-1

taman-lampion-2

taman-lampion-3

kP_20150815_215744

Setelah puas foto-foto di Taman Lampion, kami masuk ke Art Trik dan lagi-lagi disana saya memenuhi memori HP saya dan Jaka dengan foto-foto saya muahahah

kP_20150815_221525

kP_20150815_221828
Malaikat dengan sayap di kepala 😀
 4. Gunung Banyak

Keesokan harinya, kami bingung menentukan tempat tujuan karena jadwal kereta ke Bandung jam 4 berarti jam 3 harus sudah berada di stasiun. Akhirnya Pak Supir mengajak kami ke Gunung Banyak. Awalnya sempat menolak diajak kesana karena disana adalah tempat paralayang. Lah, masa eikeu yang lagi hamil harus paralayang. Misua juga ogah diajak paralayang. Tapi Pa Supir bilang santai aja, karena ga semua yang datang kesana untuk paralayang. Yasudahlah kami nurut aja, karena memang ga punya alternatif yang lain.

Kalau di Bandung ada Tebing Keraton yang bikin heboh anak gaul Bandung, nah kalau di Batu mungkin disini. Pemandangannya luar biasa dan memang kebanyakan yang datang kesana bukan untuk paralayang tapi untuk melihat pemandangan seperti kami dan mengunjungi Omah Kayu.

Apa itu Omah Kayu? Jadi Omah Kayu itu semacam kumpulan rumah pohon yang katanya bisa dipakai nginep juga. Rumah Pohonnya ga cuma 1 atau 2, tapi ada banyak. Nah, banyak orang-orang yang antri di tiap rumah pohon buat foto disana.

gunung-banyak-1

gunung-banyak-2

omah-kayu-1

omah-kayu-2
Pemandangan dari Rumah Pohon di Omah Kayu

Yaaaa dan selesailah acara bebimun ke Batu, Malang. Kami kembali ke Bandung menggunakan kereta api selama 16 jam. Juaraaaaa…

2 Comments

  1. Rani S

    January 19, 2018 at 8:56 am

    foto fotonya bagus, semoga bisa kesana juga 🙂

    1. annisaa_ica_blog

      January 21, 2018 at 1:14 pm

      Terimakasih. Aamiin 🙂

Leave a Reply