BAHAGIA

Waktu saya hamil, saya pernah nonton salah satu program di TV. Bintang tamunya adalah Cut Memey dan anaknya. Anaknya masih umur 3 tahun waktu itu. Yang membuat saya terkesan adalah sikap dan sifat anaknya. Anaknya selalu tersenyum dan tertawa. Gemesin banget pokoknya. Lalu, Cut Memey ini cerita waktu dia hamil dia selalu bilang, “Nak, jadi happy boy ya. Anak yang rendah hati, suka menolong orang dan lain-lain”. Menurut cerita Cut Memey, anaknya lahir sesuai dengan yang ia doakan, Happy Boy banget katanya. Bisa cari di youtube deh videonya.

Nah, karena suka dengan anaknya Cut Memey ini, akhirnya saya ikut-ikutan. Saya juga ingin punya anak yang selalu bahagia. Jadi, saya selalu berdoa agar saya diberikan anak yang bahagia. Bahkan untuk namanya pun, saya mencari nama yang artinya Bahagia.

Tanpa disadari, selama ini setiap saya memberi ucapan selamat kepada teman saya yang menikah, saya selalu bilang, “Semoga menjadi keluarga bahagia dunia akhirat”.

Di setiap saya berdoa pun, selalu ada kata ‘Bahagia’ yang terselip.

Lalu, bahagia itu apa?

JENG . JENG .

Selama ini, definisi bahagia menurut saya adalah saat kita mampu bersyukur.

Tapi ko berasa ga sreg, karena saya sering merasa kurang bahagia. Hehe. Akhirnya saya tanya ke beberapa teman demi mencari arti kebahagiaan yang sesungguhnya #tsaaaah

 

Bahagia itu ketika ada waktu bersama keluarga – @jakaindria

 

Bahagia itu mudah, asalkan jujur dan tidak menetapkan standar tinggi – @octyvz

 

Bahagia itu banyak. Bahagia adalah anak-anak. Bahagia adalah keluarga. Bahagia adalah saat kita bisa menjadi manfaat untuk orang lain. Bahagia adalah saat kita bisa membawa senyum untuk orang lain. Bahagia adalah tertawa lepas bersama tema. Bahagia itu tidak sederhana – @nurulav

 

Bahagia itu saat orang-orang di sekitar kita saling mengerti dan memahami – @deaalvicha

 

Bahagia itu ketika kita merasa bersyukur, merasa cukup, dan bisa menerima apa yang kita miliki dan tidak banyak kecemasan dalam hidup – @nromahmaidasari

 

Bahagia itu menikmati apa yang dimiliki, mensyukurinya, dan meluaskan manfaatnya bagi orang lain – Ibu Nia

 

Wow. Begitu luas arti kebahagian bagi setiap orang.

Saya masih belum puas nih. Akhirnya saya mencari arti bahagia di Al Quran. Dan inilah jawabannya:

“Dan (Kami buatkan pula) perhiasan-perhiasan (dari emas untuk mereka). Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, dan kehidupan akhirat itu di sisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.“ (QS Az Zukruf : 35)

 

Kebahagiaan sejati adalah AKHIRAT.

 

PLAK.

Berasa ditampar ga sih? Kalau saya iya, berasa ditampar bolak balik berkali-kali.

Kebahagiaan di dunia itu hanya sementara. Kebahagiaan yang kita rasakan di dunia ini bisa berganti dengan kesedihan dengan sangat cepat.

Mau sampai kapan mencari sebuah kebahagiaan di dunia?

Bahagia di dunia itu sederhana. Sebagai emak-emak, liat harga pam*ers diskon 10% aja saya bahagia. Tapi di menit berikutnya bahagia itu hilang setelah melihat susu formula harganya naik 1000 perak (iya anak saya minum susu formula, masalah buat situ? #eaaa #mulaibaper #mulaisensi).

Kalau kata temen saya, di dunia itu carilah keberkahan bukan kebahagiaan. Makna keberkahan bisa googling sendiri yaaa hehe. Banyak artikel bagus yang menjelaskan mengenai keberkahan dalam hidup.

Kan tujuan kita hidup di dunia adalah untuk menabung perbekalan agar dapat mencapai kebahagiaan di akhirat nanti, untuk masuk ke dalam surga Allah SWT.

Semua jenis kebahagiaan yang diidam-idamkan oleh umat manusia akan tercapai ketika masuk ke surga-Nya. Iya ga sih?

 

Bahwa jika bahagia dijadikan cita, kita akan kehilangan ia sebagai rasa. Bahwa jika bahagia dijadikan tugas jiwa, kita akan melalaikan kewajiban sebagai hamba. Bahwa jika bahagia dijadikan tema utama kehidupan, kita bisa kehilangan ia setelah kematianUstad Salim A Fillah

 

Jadi, mau pilih yang mana, Bahagia di dunia atau di akhirat?

Kalau saya, dua-duanya dong :p

Tambahan kata-kata dari Ustad Salim A Fillah:

Menikah bukan mencari bahagia, tapi untuk beribadah. Bahagia hanyalah makmum dari ibadah dan berkah dalam sebuah pernikahan.

2 Comments

  1. octyvz

    July 17, 2017 at 12:16 am

    ichaaaaa!!

    aku fikir bahasan nya akan seperti apaa gitu,
    gataunyaaa..

    ah men,
    bukan cuma ketampar ini mah,

    tsadeeeessst!
    thankyou udah ngingetin cha <3

  2. ANDYNA

    July 19, 2017 at 9:40 am

    Aku puuuun… mau dua-duanyaaaa hahahaha…. Manusia banget ya, banyak mauuuk 😂

Leave a Reply