Ujian

Sejak senin, saya berada di Kab. Subang, Jawa Barat.

Ngapain sih di Subang?

Ya, jadi saya dapat tugas untuk mendampingi operator sekolah dalam kegiatan Pretest PKB 2017.

Kalau Anda seorang guru, pasti tau apa itu Pretest PKB. Hal ini lagi rame banget di kalangan guru-guru. Buat yang belum tau, PKB itu singkatan dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan.

Intinya, PKB adalah program Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru di Indonesia. Nah, tolak ukur awalnya dilihat dari hasil UKG (Ujian Kompetensi Guru). Jadi sekarang guru-guru kita ini punya rapot nih kaya murid, jadi bisa ketauan guru-guru lemah di materi apa. Nah, kalau udah ketauan rapotnya, baru deh diberikan tindakan berupa diklat yang dinamakan PKB. Begono…

Nah tahap Pretest ini adalah tahap tes awal bagi guru-guru yang belum punya rapot UKG atau guru-guru yang sudah pindah mata pelajaran.

pretest pkb
Pretest PKB Tahun 2017 Kab. Subang, Provinsi Jawa Barat

Ngomong-ngomong tentang ujian, jadi kepikiran udah berapa banyak ujian yang saya lewati sampai saat ini. Saat sekolah udah ga terhitung berapa banyak ujian yang dikerjakan, lanjut kuliah masih ketemu dengan ujian, bahkan setelah bekerja pun masih dihadapkan dengan ujian.

Bytheway, ini saya ngomongin ujian kompetensi yaaaa… kalau ujian kehidupan mah tentu saja tidak akan pernah berhenti selama kita masih hidup. Iya ga sih?

Ujian kehidupan tiap orang itu berbeda-beda. Ada yang diberi ujian berupa kesulitan ekonomi, ketidakharmonisan keluarga, dan banyak lagi. Tapi, ujian kehidupan itu bukan hanya tentang kesulitan dalam hidup loh. Kalau kalian sekarang merasa hidupnya berjalan mulus tidak ada masalah, malah itu bisa jadi ujiannya. Kalian diuji oleh Allah, apakah dengan hidup yang mulus dan lancar, kalian masih menjadi hamba Allah yang taat?

Untuk apa Allah SWT memberikan ujian?

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS. Al-Baqarah: 155) (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. (QS. Al-Baqarah: 156) Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Rabbnya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al-Baqarah: 157)”

Hasil dari ujian kehidupan kita di dunia menjadi penentu untuk kehidupan di akhirat. Kalau anak sekolah, saat ujian kenaikan kelas itu hasilnya antara naik dan tidak naik kelas. Nah, kalau ujian kehidupan hasilnya adalah surga dan bukan surga. Heu. Agak serem mau nulisnya juga..

ujian

Yaaa jadi gitu deh.

Betewe, ternyata Kab. Subang itu cuacanya aduhai panas sekali. Dikirain bakal adem adem semliwir. Alhamdulillah 🙂

 

1 Comment

  1. octy

    September 9, 2017 at 4:05 pm

    deuh euy yang bukan surga nya agak gimana gitu yaa.. huhu. nice post cha. aku udah cenderung menyerah sama minggu tema ini :p

Leave a Reply