Jalan-jalan ke Jogja

Jalan-jalan kali ini, saya, suami, dan Rafa pergi ke Yogyakarta alias Jogja. Sebetulnya ini diluar rencana, karena rencana awalnya mau ke Pangandaran aja. Tapi karena musim hujan, jadinya ke jogja aja. Jadi kalaupun hujan, bisa mencari alternatif wisata lain.

Kami disana selama 4 hari. Perjalanan menggunakan mobil pribadi dan hanya bertiga saja. Memang sudah diniatkan ini adalah jalan-jalan santai, jadi perjalanan juga tidak terburu-buru.

Kami berangkat pukul setengah lima subuh dari Cileunyi, Kab. Bandung. Sampai di Ciamis pukul 7 pagi, disana kami mampir ke rumah saudara dulu sambil numpang mandi dan sarapan. Berangkat lagi sekitar pukul 10 dan sampai di Magelang pukul 18.30.

Magelang? Iya, karena tujuan pertama adalah Candi Borobudur.

Candi Borobudur

Jujur nih ya, saya belum pernah ke Candi Borobudur. Waktu sekolah ga pernah ikutan fieldtrip ke jogja sih hehe. Jadinya saya keukeuh kalau harus ke situ. Jadilah kami langsung ke Magelang dan menginap di daerah Candi Borobudur.

Nginepnya dimana? Nanti saya akan bikin tulisan khusus tentang tempat menginap selama di Jogja.

Sejak subuh, hujan sudah turun tapi tidak terlalu besar sehingga tidak menyurutkan semangat untuk melihat Candi Borobudur. Tapi ternyata setelah berada di area Candi, hujan turun sangat deras. Untung saja ada yang menyewakan payung seharga 10.000/payung.

Sungguh ya, Candi Borobudur itu mahakarya yang luar biasa. Rafa aja pas lihat langsung tunjuk-tunjuk dan bilang, “dung.. agus” yang artinya “Gedung.. Bagus”.

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Disana, saya juga menemani Rafa naik gajah, atau kebalik yah, Rafa nemenin emaknya yang udah lama ga naik Gajah. Bahahhaha. Kalau mau naik Gajah, biayanya 50.000.

Pantai di Gunung Kidul

Selesai dari Candi Borobudur, kami memutuskan langsung ke pantai. Kami memilih pantai di daerah Wonosari, Kab. Gunung Kidul. Kenapa kesana? Karena hasil googling menunjukan pantai di daerah sana keren-keren dan banyak, jadi bisa lihat beberapa pantai.

Sejak dari Magelang, hujan terus turun. Tanpa jeda. Kami berharap sampai di pantai, hujan reda. Tapi ternyata tidak terjadi. Kami sampai pukul 16.00 dan cuma bisa main-main pasir di kafe di pinggir pantai. Hujan sempat berhenti sekitar 15 menitan dan lumayan lah bisa bikin Rafa kaget kena air laut.

Pantai Indrayanti
No Filter. Lihatlah awan hitam diatas sana 🙁

Pantai Indrayanti

Kami memilih untuk tidur di hotel daerah pantai. Harap-harap cemas dengan hujan deras yang turun tanpa henti. Ternyata sampai besok paginya, hujan masih turun. Kalau cuma gerimis-gerimis sih, pasti diterobos. Sayang banget udah jauh-jauh kesini tapi ga jadi kan.. Tapi ini tuh hujannya lebat banget, lebih mirip badai.

Akhirnya kami memutuskan untuk kembali ke Kota Jogja. Kecewa banget. Dada tuh nyesek, haha. Karena memang niat awal liburan ini ingin mengenalkan pantai ke Rafa.

Saat di jalan pulang, kami tercegat banjir.

banjir jogja

Untungnya ada jalan alternatif, jadi walau jalannya memutar tapi Alhamdulillah lancar.

Sore harinya, pas cek portal berita online ternyata musibah banjir dan longsor di Gunung Kidul jadi berita utama. Sedihnya. Mudah-mudahan masyarakat disana yang terkena musibah diberikan kekuatan dan ketabahan. Aaamiin.

http://regional.kompas.com/read/2017/11/28/12342461/hujan-deras-banjir-rendam-sekolah-dan-jalan-di-gunungkidul-jogja

Museum Dirgantara

Sepulang dari Pantai, kami langsung pergi ke Museum Dirgantara yang berada di kawasan Bandara Adi Sucipto. Ini juga ga ada di rencana sih, tapi karena hujan terus turun jadi kami mencari alternatif tempat wisata untuk anak-anak. Kalau ke Taman Pintar, Rafa kayanya belum ‘pas’, jadi kesini aja..

Museum Dirgantara

Museum Dirgantara

Dengan bayar tiket masuk 5000 rupiah, kami bisa melihat sejarah dirgantara Indonesia dan berbagai miniatur pesawat.

Taman Sari

Rencananya, kalau hari ini masih hujan kami mau pulang saja ke Bandung. Tapi Alhamdulillah hujan reda, walau masih mendung. Jadi akhirnya kami pergi ke Taman Sari. Tiket masuknya 5000 saja.

Rafa juga seneng banget akhirnya bisa lari-larian, setelah dua hari sebelumnya lebih banyak diem di mobil.

Taman Sari
Kerennya, tembok-tembok di daerah taman sari itu penuh dengan lukisan

Taman Sari

Taman Sari

Taman Sari

Kebun Binatang Gembira Loka

Selesai dari Taman Sari, kami pergi ke Kebun Binatang Gembira Loka. Alasannya selain Rafa pasti senang kalau kesini adalah kalau hujan turun, masih bisa jalan-jalan pake payung. Hahha.

Dan tebakannya benar saudara-saudara.. disana hujan turun lagi. Alhamdulillah.

Sekaten

Oiya, sempet main ke Alun-Alun Utara Jogja juga sebentar. Kebetulan lagi ada sekaten disana. Kenapa sebentar, ya tentu saja karena hujan turun lagi. hehe

Sekaten
Sambil nunggu hujan reda~

Yaaah, walaupun banyak tempat wisata yang tidak terkunjungi dikarenakan cuaca tidak mendukung, kami tetap bahagia. Alhamdulillah, masih bisa liburan. Hihi~

Insya Allah, lain waktu main ke Jogja lagi, mudah-mudahan nanti cuacanya mendukung untuk main ke tempat wisata outdoor.

Leave a Reply