Catatan Jaka #2

Catatan Jaka #1 dapat dibaca di sini.

Sepulang dari RS Al-Islam, Jaka tidak langsung dibawa ke RS rujukan karena Jaka ingin kangen-kangenan dulu dengan Rafa, anak kami, karena sudah 10 hari tidak bertemu. Di rumah, Jaka mulai demam disertai rasa nyeri yang terasa dari kepala bagian belakang sampai ke tulang ekor. Dia tampak sangat kesakitan.

Pada hari Senin sore tanggal 5 Agustus 2019, Jaka dibawa ke tempat praktek salah satu dokter hematologis di daerah Buah Batu. Dari hasil periksa dan konsultasi, Jaka harus segera rawat inap.

Setelah melalui beberapa tes darah di RS, akhirnya dokter menyatakan Jaka positif Leukemia Akut. Saat ini, Jaka telah menerima beberapa kali transfusi darah merah dan trombosit, sembari menunggu jadwal kemoterapi.

***

Banyak orang bertanya, sebelum-sebelumnya yang terasa gejalanya apa? memang selama ini tidak dirasa sakitnya?

Sebelum demam di hari Senin tanggal 26 Juli 2019 itu, Jaka sehat. Dia tidak merasa di tubuhnya ada sesuatu yang salah. Jadi tidak ada gejala apapun.

Nama penyakitnya Leukemia Akut, yang kalau dicari di KBBI, akut itu artinya “ timbul secara mendadak dan cepat memburuk (tentang penyakit).”

Jadi yaaa, seperti itulah. Dunia saya rasanya seperti dijungkir balikkan secara tiba-tiba, suami yang selama ini saya andalkan tiba-tiba tak berdaya dan terbaring di kasur. Rencana hidup yang sedang kami susun bersama pun langsung berserakan. Tapi, sungguh kami percaya dan yakin bahwa rencana Allah pasti yang terbaik.

Insya Allah, kami ikhlas menerima takdir ini. Allah tidak pernah membebankan sebuah ujian kepada ummatnya kecuali karna ia mampu melewatinya. Saat ini, saya, Jaka, Rafa, dan keluarga akan terus berikhtiar semampu kami, sisanya kami serahkan pada Allah SWT.

Untuk sahabat dan kerabat yang telah mendoakan dan memberikan dukungan, kami haturkan banyak terima kasih. Kami memohon bantuannya untuk terus mendoakan kesembuhan Jaka, sampai akhirnya dapat sehat dan beraktifitas seperti sedia kala. Aamiin Yaa Rabbal ‘aalaamiin.

Leave a Reply