RE.HEART

Udah dengerin album Mantra Mantra punya Kunto Aji belum?

Belum?

Dih, cian amat. Hahahaha~

Padahal aku pun baru beberapa hari terakhir dengerin lagu-lagunya hihi

Jadi gengs, di album Mantra Mantra ini ada 9 lagu yang sangat enak untuk di dengar dan semuanya mempunyai lirik penuh makna. I really recommend this album for you to hear.

Nah, aku mau berkisah sedikit..

***

Hari itu aku sedang di rumah sakit, mendampingi suami. Aku sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. Kalau kata anak sekarang, lagi ambyar se-ambyar-ambyar-nya.

Amat sangat merasa lelah. Padahal kerjaan aku tuh duduk, makan, dan rebahan aja nemenin pak suami. Tapi aku merasa lelah bukan main. Ga cuma fisik gaes, batin aku pun lelah. Aku merasa sangat rudet, kepala aku sakit, dan hati aku gelisah.

Kalau kalian baca tulisan aku sebelum ini, itu adalah tulisan yang aku buat malam harinya sambil nangis-nangis.

Nah, keesokan harinya, suasana hati aku masih belum membaik. Rasanya males banget mau ngapa-ngapain. Belum lagi mata bengkak, akibat nangis semalaman. Inginnya rebahan dan memejamkan mata. Alasan banget hahaha, padahal lagi baik-baik pun, aku mah udah dasarnya pamalesan dan hobi ngegoler.

Etapi ini serius, mager nya tuh nambah berkali-kali lipat.

Jadi waktu suami ketiduran di jam 10 pagi, aku ikut merebahkan diri. Sambil ngegoler, aku menghubungkan earphone ke ponsel. Aku buka aplikasi pemutar lagu dan memainkan album Mantra Mantra milik Kunto Aji.

Kenapa ujug-ujug lagu Kunto Aji?

Karena saat kepala ini nempel ke bantal, baru inget kalau ada challenge dari KIMI buat dengerin album ini. Selama ini denger lagu mas Kunto cuma yang sering di puter di radio aja. Ga pernah denger satu album full.

Lagu pertama yang diputar adalah Sulung.

Cukupkanlah
Ikatanmu
Relakanlah yang tak seharusnya untukmu

Beuh, apa nih? Baru lagu pertama dan jiwa rapuhku langsung terserang. Lirik berulang dari lagu Sulung beneran kaya mantra, bikin aku otomatis memejamkan mata dan menarik napas dalam.

Lagu-lagu lain dari album Mantra Mantra sebetulnya memberikan kesan yang sama, menenangkan.

Hingga sampailah di lagu berjudul Rehat. Lagu ini sudah pernah aku dengar sebelumnya sih, sering diputer di radio. Jadi sudah familiar dan sejak awal denger di radio itu langsung suka.

Tenangkan hati
Semua ini bukan salahmu
Jangan berhenti
Yang kau takutkan takkan terjadi

Drrrrtt. Drrrrtt. Tiba-tiba ponselku bergetar menandakan ada pesan masuk. Masih sambil mendengarkan lagu Rehat, ku buka pesan yang datang dari seorang sahabat.

Sebuah puisi yang sangat sesuai dengan kondisi aku saat itu. Air mata langsung menetes ga pake izin dan aku ga sanggup untuk menahan tangis. Beneran langsung nangis sesenggukan.

Suami aku kebangun karena mendengar tangisanku yang begitu menyayat hati ((padahal mah karena nangis aku teh gandeng guys, wkwkwk))

Suami menatap aku dengan padangan bertanya. Aku menggelengkan kepala sambil berusaha tersenyum, kaya di drama korea gitu. Harapan aku, suami akan tersenyum dan mengulurkan tangannya, memintaku untuk mendekat kepadanya dan menarikku ke dalam dekapannya.

Tapi ya namanya juga harapan yaaah, tidak selalu terjadi gaes. Apalagi harapannya kaya drama korea gini, jelas ga akan kejadian lah.

Yang terjadi adalah pak suami nanya, “Kenapa? Malu ih nanti ada perawat masuk.” Hahahaha buyar buyar~

Oke ini serius, saat aku baca puisi itu sambil mendengarkan lagu Rehat, bikin aku sadar bahwa aku tuh terlalu banyak mikir. Ketakutan akan hal yang belum terjadi. Ditampar banget nih sama kalimat puisinya plus lirik lagu Rehat.

Yang dicari, hilang
Yang dikejar, lari
Yang ditunggu
Yang diharap
Biarkanlah semesta bekerja
Untukmu
Bekas tamparannya perlahan pulih sama lirik lagu Topik Semalam.
Jika kau mau bersabar dan mencoba mengerti
Kupastikan engkau bahagia
dan akhirnya menjadi baik-baik saja setelah mendengarkan lagu penutup di album Mantra Mantra, Bungsu.
Sebelum kau menjaga
Merawat melindungi segala yang berarti
Yang sebaiknya kau jaga
Adalah dirimu sendiri
***
Lagu favorit aku di album ini adalah Sulung, Rehat, Topik Semalam, dan Bungsu. Setiap merasa lelah, keempat lagu ini saling bekerja sama untuk mengembalikan suasana hati aku dan selalu berhasil.
Terima kasih @kuntoajiw karena sudah menciptakan lagu yang begitu indah. Album Mantra Mantra ini cocok beud didengerin ketika sedang di kendaraan saat malam hari, macet, dan ditemani hujan. Maknyoooos, jiwa baper langsung menyerang pokoknya.

Leave a Reply